Bandung Disapu Angin Berkecepatan 73 km Per Jam
Di ambil dr pikiran-rakyat.com. Hujan lebat disertai angin kencang berkecepatan sekitar 73 km per jam (40 knot) menumbangkan puluhan pohon di sejumlah titik di Kota Bandung dan sepanjang jalan tol Purbaleunyi, tepatnya di KM 145 sampai KM 150, Rabu (28/11) sore. Angin juga merobohkan tujuh tiang listrik di kawasan Buahbatu Bandung. Akibatnya, terjadi kemacetan lalu lintas di beberapa titik disertai padamnya aliran listrik.
Berdasarkan pemantauan â€�PRâ€�, sebuah tiang listrik patah dan enam lainnya roboh di sepanjang Jln. Buahbatu – Jln. Dayeuhkolot. Tiang listrik patah terjadi di jalur tegangan menengah menuju Kompleks Griya Permata Asri. Akibatnya, ribuan rumah aliran listriknya mati.
Humas PLN APJ Bandung Husen Nazar memperkirakan pembangunan ulang tiang listrik akan membutuhkan waktu cukup lama. Hingga semalam, PLN menerjunkan tim berkekuatan 15 personel untuk mengamankan jalur aliran listrik. �Tiang yang patah itu mempersulit proses pengerjaan. Saya khawatir ada kesulitan di situ. Kalau yang roboh tinggal ditancapkan lagi, tapi yang patah harus dibangun ulang,� tuturnya.
Sedangkan pohon tumbang di tol Purbaleunyi jumlahnya mencapai puluhan. Sebagian pohon tumbang sempat menutupi separuh badan jalan di lajur cepat. Meski begitu, peristiwa itu tidak sampai mengakibatkan kemacetan, karena petugas patroli segera menyingkirkan batang pohon dari badan jalan.
Menurut petugas patroli jalan tol, Jeffery Enas dan petugas patroli dari Polda Jabar, Aipda Rudi, timnya menurunkan empat kendaraan gabungan untuk menyingkirkan pepohonan yang tumbang dari lajur cepat jalan tol.
Pohon tumbang juga ditemui di Jln. Laswi, Jln. Kiaracondong, Jln. Veteran, Jln. ABC/Banceuy, Jln. Soekarno-Hatta, Jln. Lengkong Besar, Jln. Lengkong Kecil, Jln. Gurame, Jln. Karapitan, Jln. Wayang, Jln. Ciateul, Jln. Pasirluyu Barat, Jln. Pasirkoja, Jln. Moh. Ramdan, dan di beberapa titik lainnya.
Fenomena biasa
Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klas I Bandung, Hendri Subakti mengungkapkan, angin yang bisa menyebabkan pohon tumbang diperkirakan mencapai kecepatan 40 knot. Dalam keadaan normal, kekuatan angin hanya bertiup pada 0-15 knot. Meski begitu, Hendri menilai hal itu sebagai fenomena biasa yang terjadi pada musim transisi. �Ini skalanya tidak luas dan tidak ekstrem,� katanya.
Ia memprediksi hujan akan kembali mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya, minggu depan. Pasalnya, dua badai topan di belahan utara Filipina telah berakhir. Menurut dia, badai tersebut mengakibatkan terhentinya hujan dalam beberapa waktu terakhir ini di wilayah selatan, termasuk Jawa Barat.
Fenomena hujan dan angin kencang di Bandung, Rabu sore, menurut dia, tidak berkaitan langsung dengan terjadinya angin puting beliung yang melanda beberapa wilayah di Jawa Timur.
Di wilayah tersebut, lanjut dia, BMG memang sudah memperkirakan terjadinya puting beliung. �Di Jatim memang telah diprediksi puting beliung terjadi pada hari ini (Rabu, 28/11). Puting beliung mudah terjadi di dataran rendah. Di Jawa Barat, wilayah dataran rendah di antaranya adalah Cirebon,� ujarnya.







udjo
29 Nov, 2007
wah… dunia udah mau kiamat… serem..
obie_san
29 Nov, 2007
iya mengerikan, banyak2x berdoa aj
jun
29 Nov, 2007
hari ini juga mendung..takut ntar sore kejadian lagi..
be prepare temans!
enno
29 Nov, 2007
Waduh Bi.. STT Juga Ancur-Ancuran Atap Gedung rektorat juga terbang blm lag pohon tumbang.. KAsian pada kerja bakti neh tukang kebon
Fauzan
29 Nov, 2007
iya neh, jadi mati lampu …
hiks hiks … dunia jadi sepi